Category

.:: Daftar Isi ::.

Tuesday, 3 July 2012 in

Isaac Newton


Isaac Newton


Salah satu ilmuwan terbesar dalam sejarah dan penemu hukum gerak, dilahirkan di WoolsthropeLincolnshireInggris, pada 25 Desember 1642, bersamaan dengan tahun meninggalnya Galileo. Ayahnya meninggal pada saat dia masih berada di dalam kandungan. Pada usia delapan belas tahun, dia belajar di Universitas Cambrige. Namun, pada 1665 terjadilah wabah penyaki di Inggris. Universitas ditutup dan Newton terpaksa pulang kampung selama dua tahun. Pada saat kuliah inilah Newton tekun mempelajari sains dan matematika, serta banyak melakukan eksperimen-eksperimen sendiri.

Ada sebuah cerita yang mengisahkan bahwa pada saat Newton duduk di taman, dia melihat sebuah apel yang jatuh dari pohonnya. Di sini dia merenung, dan konon peristiea ini mengilhaminya untuk menemukan hukum gravitasi. Newton juga berhasil merumuskan apa yang disebut sebagai tuga hukum gerak Newton ( hukum keduanya dirumuskan dalam persamaan matematika F = m x a, yang berarti gaya adalah sama dengan massa dikali kecepatan ). Hukum gerak ini bisa digunakan untuk memecahkan berbagai masalah di bidang fisika, dan hukum ini dianggap sebagai penemuan Newton yang terbesar. Melalui rumus ini kita bisa menghitung berbagai sistem mekanika, mulai dari pergerakan pendulum, sampai pergerakan dan garis edar planet-planet dalam mengelilingi matahari. Hukum gravitasi Newton juga bisa menjelaskan peristiwa terjadinya air pasang laut.

Pada 1678 Newton menerbitkan karyanya yang fenomenal, yaitu Mathematical Principles of Natural Philosophi ( prinsip matematika mengenal filsafat alam ). Buku ini dianggap sebagai buku yang paling berpengaruh dalam bidang fisika dan menandai lahirnya fisika klasik. Segera nama Newton menjadi terkenal. Ia diangkat menjadi ketua Royal Society serta menjadi ilmuwan pertama yang diningratkan. Terbitnya buku ini juga membuat Newton berselisih dengan John Flamsteed, seorang astronom kerajaan.

 Di samping menjadi profesor matematika pada Universitas Cambrige, pada 1699 ia juga aktif sebagai anggota parlemen serta menjabat sebagai badan percetakan uang logam di kerajaan. Pada 1705 Newton diberi gelar kebangsaan Sir oleh Ratu Anne ( sejak saat itu Newton dipanggil Sir Isaac Newton ).

 Selain sebagai fisikawan, penyelidikan-penyelidikan Newton tentang ruang angkasa dan penemuan-penemuan di bidang astronomi juga membuat ia dikenal sebagai seorang astronom besar penerus Galileo. Di bidang politik, dia juga berhasil menemukan teropong berefleksi ( tahun 1668 ) yang modelnya masih digunakan hingga saat ini. Penelitiannya di bidang cahaya juga berhasil mengungkapkan barwa ternyata cahaya putih adalah campuran dari semua warna pelangi, hal yang di luar perkiraan banyak orang. Dia juga berhasil memecahkan misteri dari terjadinya pelangi yang muncul setelah hujan.

Di bidang matematika, Newton juga dikenal sebagai penemu kalkulus integral, sebuah cabang yang mendasari kebanyakan fisika modern. Penemuan ini juga menyebabkan ia berselisih dengan ilmuan Jerman, Gottfied Liebniz, yang juga merasa sebagai penemu kalkulus. Persengketaan ini akhirnya dibawa ke hadapan Royal Society dan akhirnya dimenangkan oleh Newton. Newton juga dianggap sebagai penemu dalil binomial dalam matematika. Masih banyak lagi penemuan ilmiah Newton ini dipuji oleh ilmuwan-ilmuawan besar yang lain, seperti LaplaceLangrangeLeibniz, dan Ernst Mach, yang menganggapnya sebagai salah seorang jenius terbesar dunia.

Meski jenius dan seorang pemikir jempolan, namun Newton juga dikenal sebagai seorang yang sangat pelupa, terutama di bidang kehidupan sehari-hari. Dia pernah mengundang temannya datang ke rumahnya namun dia sendiri justru lupa pulang. Konon dia juga pernal melihat piring di meja makannya kotor sehingga dia berkesimpulan bahwa dia telah selesai makan, padahal sebenarnya belum. Meski demikian, apabila menyangkut urusan fisika dan metematika, tidak ada yang meragukan kehebatan pemikirannya.

Apa yang dilakukan Newton membuat ilmu pengetahuan berkembang dengan pesat. Penemuannya tentang hukum gerak bisa digunakan untuk memecahkan benyak problem di bidang ilmiah serta dapat pula digunakan untuk merancang berbagai peralatan teknis. Setelah buku principia-nya diterbitkan, seumur hidup Newton menikmati ketenarannya sebagai seorang ilmuwan sekaligus berbagai jabatan strategis dan gelar kebangsawanannya, Newton meninggal dunia pada 1727, dalam usia 84 tahun. Dia dimakamkan di Wistminster Abbey sebagai ilmuwan pertama yang mendapat penghormatan demikian. Dunia ilmu pengetahuan akan selalu mengenangnya sebagai salah seorang jenius dunia yang pernah hidup. Jasa-jasanya dalam mengembangkan ilmu pengetahuan tidak akan pernah dilupakan.

Penemu hukum gravitasi.

Leave a Reply