Category

.:: Daftar Isi ::.

Monday, 2 July 2012 in

Charlie Chaplin


Charlie Chaplin


Komedian terbesar sekaligus aktor legendaris Hollywood, lahir pada 16 April 1889 di London, Inggris. Dia menghabiskan masa kanak-kanaknya di panti asuhan dan rumah penampungan kaum miskin. Tidak jelas siapa ayahnya, namun ibunya, Hannah adalah seorang penyanyi di balai musik kota London. Suami ibunya menelantarkan keluarga dan meninggal karena alkohol pada 1901, ibunya juga stres, sakit-sakitan, akhirnya sering masuk ke rumah sakit jiwa. Akhirnya, Chaplin dititipkan dirumah yatim. Pada usia yang masih kecil, ia sudah bekerja pada sirkus keliling. Kemiskinan di masa kecilnya ini turut mewarnai pera-peran yang dimainkannya di film.

Pada 1910, Chaplin mengikuti rombongan sirkus untuk melaksanakan tur pertunjukan di Amerika Serikat, dan Chaplin akhirnya memutuskan untuk tinggal di sana. Di saat kelahiran Chaplin ( 1889 ), teknologi sinematografi mulai berkembang. Banyak orang yang tertarik pada jenis hiburan baru ini. Pada 1913, bioskop telah menjadi bisnis yang menguntungkan. Saat itu, industri film masih sangat sederhana, yaitu hanya berwarna hitam-putih, bisu atau tanpa suara, serta diproduksi dengan setting panggung kecil di tengah sebuah taman atau lapang.

Sebagai orang yang sejak kecil sudah terbiasa dalam dunia hiburan, Chaplin dengan mudah diterima dalam industri film. Saat itu persaingan masih longgar dan belum terlalu rumit. Pada 1914, di usianya yang ke-25 tahun, ia tampil pertama kali pada film bisu yang berjudul Making of Living, produksi Keystone Film Company of America. Dalam film Kid Auto Races At Venice (1914 ), dia mulai tampil dengan penampilan khasnya. Dia tampil sebagai The Tramp ( si gelandangan ) dengan celana longgar, topi bulat, sepatu langgar, tongkat, serta kumisnya yang unik. Peran ini terbukti sukses dan berhasil memikat hati penonton. Ia tampil sebagai seorang gelandangan yang periang, jahil, dan sering terlibat dalam berbagai masalah. Keonaran dan kekonyolan yang dibuatnya berhasil memicu gelak tawa dari pemirsanya. Peran ini dijalani Chaplin dalam 70 filmnya. Dalam berbagai filmnya, kadang Chaplin menulis dan menyutradarai sendiri.

Chaplin dibayar sangat mahal untuk setiap filmnya. Pada 1916, dia masih berusia 27 tahun, dia sudah menjadi aktor paling terkenal dan paling kaya di seluruh amerika dan dunia. Pada 1918, ia mendirikan studionya sendiri di Hollywood. Pada 1919, bersama para artis dan sutradara lain, dia mendirikan sebuah perusahaan film yang bernama United Artist Corporation. Dia aktif disini sampai 1952. sampai sekarang perusahaan ini masih eksis dan terbilang cukup sukses di Hollywood.

Reputasi Chaplin terkenal diseluruh dunia. Jutaan orang setia menanti penampilannya di layar lebar. Chaplin adalah akto Hollywood yang pertama yang paling sukses dan terkenal di seluruh dunia. Semua orang, tua-muda, lelaki-perempuan, menyukai penampilannya yang segar dan menghibur. Pada 1921, di berkunjung ke London, daerah asalnya, dia mendapat 73.000 surat dari penggemarnya. Dia sangat dielu-elukan massa pada waktu itu. Dari seorang anak miskin yang menderita, kini Chaplin menjadi bintang kelas dunia yang muda, kaya, dan terkenal.

Di saat teknologi film bersuara ditemukan, Chaplin juga tidak ketinggalan untuk ambil bagian. Film bersuara pertamanya berjudul The Great Dictator, memarodikan diktator Jerman, Adolf Hitler, yang berkuasa saat itu. Kebetulan mereka berdua memiliki bentuk kumis yang mirip dan khas.

Masa kecil Chaplin yang miskin dan menderita membuat dirinya menaruh simpati terhadap kaum miskin. Tidak hanya itu, dia juga bersimpati pada ajaran marxime yang dianggapnya membela dan memperjuangkan hak kaum miskin, buruh, dan proletar. Karena pandangannya yang kekiri-kirian tersebut, pada tahun 1952 dia dikeluarkan dari Amerika karena diannggap sebagai prokomunis. Saat itu adalah awal dari era perang dingin, di mana terjadi pertentangan ideologi dan ketegangan politik antara Soviet dan Amerika. Chaplin kemudian pergi dan menjadi warga negara Swiss.

Sepanjang hidupnya, Chaplin telah mendapat banyak penghargaan. Pada Mei 1954, dia mendapat penghargaan World Peace Council  Prize, yaitu sebuah penghargaan dari Dewan Perdamaian karena ia dipandang sebagai tokoh yang membawa pesan perdamaian bagi dunia. Uang dan hadiah dari pemberian iti dia sumbangkan untuk kaum miskin di London dan Paris. Pada 1962, meski tidak pernah sekolah, namun Chaplin mendapat gelar Doktor Kehormatan ( honoris causa ) dari Unversitas Oxford dan Durham. Pada 1971, dia dianugrahi Grande Medaille De Vermiel dan pada 1972 dia mendapat penghormatan Golden Lion dalam sebuah festival film di Venice. Pada 1972 itu  dia juga sempat kembali ke Amerika untuk menerima beberapa penghargaan, termasuk Piala Oscar atas kontribusinya bagi dunia film. Saat  itu kontribusi Chaplin diungkapkan sebagai “ pengaruh tak terbilang yang diberikannya dalam menjadikan perfilman sebagai suatu bentuk seni abad ini “. Pada 1975 ia juga dianugrahi gelar kebangsawanan Sir oleh Ratu Eizabeth di Inggris. Lengkap udah prestasi yang diraih Chaplin, baik di bidang perfilman maupun pada kehidupan pada umumnya.

Film yang terakhir dibintanginya adalah A Countess From Hongkong, pada 1967. dia berkarier di dunia film selama 53 tahun. Chaplin juga sempat menuliskan otobiografinya pada 1964, dengan judul My Autobiography, yang kemudian dicetak menjadi dua buku, yaitu My Early Years ( 1982 ) dan My Life In  Movies ( 1975 ). Chaplin menikah sebanyak empat kali, namun hanya dua yang tercatat. Istrinya yang terakhir dan yang paling setia mendampinginya adalah Oona o’ Neil, yang dinikahinya pada usia delapan belas tahun. Mereka menikah selama 34 tahun dan dikaruniai delapan anak. Chaplin meninggal bertepatan dengan hari Natal, 25 Desember 1955, di Swiss. Saat itu dia sudah berusia 88 tahun.

Nama Charlie chaplin tentunya akan terus melekat dan tercatat dalam sejarah perjalanan industri film di Hollywood. Dialah salah satu pelopor film yang berhasil mempopulerkan dan menjadikan industri hiburan Hollywood sebagai sebuah hiburan yang terkenal ke seluruh dunia. Saat ini film produksi Hollywood telah berhasil merajai dan mendominasi hampir seluruh pasaran film dunia. Kehadiran chaplin di saat industri film baru saja lahir, telah berhasil menjadika film suatu hiburan yang disukai masyarakat. Tidak salah apabila panitia yang menganugrahkan Oscar menyebutnya memiliki “ pengaruh tak terbilang “ terhadap kesuksesan industri film. Dialaah aktor legendaris yang turut membesarkan dunia film sejak awal kelahirannya.

Di samping itu, dia adalah komedian yang paling sukses sepanjang masa. Di saat ini mungkin hanya Mr. Bean Rowan Atkinson ) saja yang memiliki kemiripan dengan dia. Keduanya sama-sama berasal dari Inggris dan juga seorang komedian tunggal yang sanggup mengocok tawa penonton dengan ekspresi dan berbagai aksi konyolnya. Namun Mr. Bean jelas belum bisa disejajarkan dengan Chaplin. Chaplin bukan hanya seorang komedian, melainkan juga seorang aktor yang dikenal di seluruh dunia. Chaplin juga telah menjelma menjadi seorang tokoh dunia yang mendapat beragam penghargaan. Atas berbagai peran dan jasanya itu, layaklah apabila ia mendapat gelars ebagai aktor legendaris sepanjang masa.  

Charlie Chaplin " smile "

Leave a Reply