Alessandro Volta
![]() |
| Alessandro Volta |
Baterai sering digunakan kita dalam kehidupan
sehari-hari, contohnya saja untuk menghidupkan lampu senter, jam dinding,
remote control, radio . Ya, dari sana kita dapat menyimpulkan bahwa baterai
berfungsi sebagai alat pembangkit listrik. Tahukah kalian seseorang
berkebangsaan Italia yang berjasa menemukan baterai ? Ia
adalah Alessandro Volta seorang ahli fisika.
Ahli fisika ini lahir dari keluarga bangsawan
pada 18 Februari 1745 di Como, Lombardia, Italia. Volta memiliki
sembilan saudara sekandung, yang semuanya masuk biara, kecuali Volta.
Saat kecil, Volta dianggap
sebagai anak bodoh dan terbelakang. Maklum saja, Volta baru
bisa berbicara saat beliau menginjak usia 4 tahun. Tapi siapa sangka, bahwa
anak yang dulunya dianggap sebagai seorang yang bodoh dan terbelakang, saat
besarnya memiliki kemampuan yang dapat menandingi teman sebayanya. Bahkan di
usianya yang baru berumur 14 tahun, ia bertekad kuat untuk menjadi seorang ahli
fisika.
Berkat ketekunan dan semangatnya yang begitu
tinggi, akhirnya Volta berhasil menjadi ilmuan yang disegani.
Pada tahun 1786, Luigi Galvani seorang ahli
fisiologi sekaligus teman Volta, melakukan eksperimen menggunakan
katak, dimana kaki-kaki katak tersebut diikatkan dengan kait tembaga. Kemudian
kaki katak tersebut disentukan dengan sebatang besi yang lantas membuat kaki
katak tersebut berdenyut. Berdasarkan hasil tersebut, Galvani berkesimpulan
bahwa kulit katak mengandung listrik.
Kesimpualan tersebut tidak diterima
mentah-mentah oleh Volta. Bahkan, Volta sendiri
larut dalam eksperimen pribadinya menyangkut masalah tersebut. Hasilnya, di
tahun 1794 atau delapan tahun setelah masalah tersebut, Volta memperoleh
kesimpulan bahwa listrik yang timbul bukan berasal dari kulit katak, melainkan
berasal dari logam. Perbedaan pendapat ini membuat perdebatan sengit antara
pengikut Volta dengan pengikut Galvani.
Sayangnya perdebatan tersebut tidak membuahkan
titik temu selama rentang waktu enam tahun lamanya. Akhitnya, di tahun
1800, Volta berhasil menemukan baterai. Penemuannya ini sekaligus
menumbangkan teori Galvani dan menghentikan perdebatan di
antara dua kubu tersebut.
Alessandro Volta meninggal di usianya yang menginjak 82
tahun atau tepatnya pada tanggal 5 Maret 1827 di tanah kelahirannya, Como.
Semasa hidupnya Volta telah menjadi guru besar dan seorang
pengarang. Selain baterai temuannya, beliau juga memiliki sejumlah penemuan
yang terkenal, yakni kondensator, eudimeter, pistol listrik, dan lampu
uap.
![]() |
| Volta mendemonstrasika baterai temuannya. |


Leave a Reply