Category

.:: Daftar Isi ::.

Sunday, 1 July 2012 in

Alessandro Volta


Alessandro Volta


Baterai sering digunakan kita dalam kehidupan sehari-hari, contohnya saja untuk menghidupkan lampu senter, jam dinding, remote control, radio . Ya, dari sana kita dapat menyimpulkan bahwa baterai berfungsi sebagai alat pembangkit listrik. Tahukah kalian seseorang berkebangsaan Italia yang berjasa menemukan baterai ? Ia adalah Alessandro Volta seorang ahli fisika.

Ahli fisika ini lahir dari keluarga bangsawan pada 18 Februari 1745 di ComoLombardiaItaliaVolta memiliki sembilan saudara sekandung, yang semuanya masuk biara, kecuali Volta.

Saat kecil, Volta dianggap sebagai anak bodoh dan terbelakang. Maklum saja, Volta baru bisa berbicara saat beliau menginjak usia 4 tahun. Tapi siapa sangka, bahwa anak yang dulunya dianggap sebagai seorang yang bodoh dan terbelakang, saat besarnya memiliki kemampuan yang dapat menandingi teman sebayanya. Bahkan di usianya yang baru berumur 14 tahun, ia bertekad kuat untuk menjadi seorang ahli fisika.

Berkat ketekunan dan semangatnya yang begitu tinggi, akhirnya Volta berhasil menjadi ilmuan yang disegani. Pada tahun 1786, Luigi Galvani seorang ahli fisiologi sekaligus teman Volta, melakukan eksperimen menggunakan katak, dimana kaki-kaki katak tersebut diikatkan dengan kait tembaga. Kemudian kaki katak tersebut disentukan dengan sebatang besi yang lantas membuat kaki katak tersebut berdenyut. Berdasarkan hasil tersebut, Galvani berkesimpulan bahwa kulit katak mengandung listrik.

Kesimpualan tersebut tidak diterima mentah-mentah oleh Volta. Bahkan, Volta sendiri larut dalam eksperimen pribadinya menyangkut masalah tersebut. Hasilnya, di tahun 1794 atau delapan tahun setelah masalah tersebut, Volta memperoleh kesimpulan bahwa listrik yang timbul bukan berasal dari kulit katak, melainkan berasal dari logam. Perbedaan pendapat ini membuat perdebatan sengit antara pengikut Volta dengan pengikut Galvani.

Sayangnya perdebatan tersebut tidak membuahkan titik temu selama rentang waktu enam tahun lamanya. Akhitnya, di tahun 1800, Volta berhasil menemukan baterai. Penemuannya ini sekaligus menumbangkan teori Galvani dan menghentikan perdebatan di antara dua kubu tersebut.

Alessandro Volta meninggal di usianya yang menginjak 82 tahun atau tepatnya pada tanggal 5 Maret 1827 di tanah kelahirannya, Como. Semasa hidupnya Volta telah menjadi guru besar dan seorang pengarang. Selain baterai temuannya, beliau juga memiliki sejumlah penemuan yang terkenal, yakni kondensator, eudimeter, pistol listrik, dan lampu uap. 

Volta mendemonstrasika baterai temuannya.
  

Leave a Reply